Drama Musikal Laskar Pelangi

Senangnya nonton Drama Musikal Laskar Pelangi

Sejak drama musikal Laskar main beberapa bulan yang lalu, sesungguhnya sudah pengin sekali aku nonton. Apa daya waktu itu belum kesampaian karena kehabisan tiket. Kali ini, jauh-jauh hari aku dan teman-teman sudah mengalokasikan waktu dan membeli tiket pre-sale.

Menjelang hari H, dari akun Twitter @bukik aku tahu bahwa @IDcerita bekerja sama dengan Sari Husada menyelenggarakan kuis #akuanaksgm berhadiah tiket VIP nonton drama musikal Laskar Pelangi. Iseng sambil melakukan pekerjaan di rumah, aku mengikuti kuis… eits ternyata rejeki dapet 1 tiket VIP untuk BESOK, hari yang sama dengan hari janjian nobar dengan teman-teman. Wow, kebetulan yang menyenangkan!

Berhubung aku jadi punya tiket ekstra, akhirnya Yudhis jadi bisa ikut. Jadilah aku, Yudhis, mbak Mella, mbak Wiet, mbak Dinar & Alma nonton bersama. Yuhuuuu senangnya. Andai tiket itu kudapat di hari lain, mungkin tidak akan sebahagia ini. Karena aku dapat tiket di  hari yang sama dengan rencana semula, aku tetap bisa pergi bareng teman-teman, hanya duduknya saja pisah, tapi masih bisa berbagi kebahagiaan bersama.

Teater Jakarta

Duduk di kursi VIP memang enak, semuanya terlihat jelas & dekat. Aku yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Teater Jakarta rasanya noraaak sekali. Acara dimulai dengan musik pembuka dari Erwin Gutawa. Hmmm… belum apa-apa sudah senang melihat kuli Kampong Gentong yang bernyanyi kompak & penuh semangat. Sayang oh sayang tidak boleh dipotret 🙁

Adegan demi adegan yang apik, suara yang hampir tanpa cela, koreografi yang kompak dan tata panggung serta pencahayaan yang disusun dengan rapi membungkus kisah yang disajikan oleh Andrea Hirata terasa hidup, padahal hanya disajikan di atas panggung.

Kisah Lintang yang dramatis membuatku tak berhenti menangis, kisah platonis Ikal yang menggemaskan membuatku tersenyum-senyum sendiri dan cinta yang ditebar bu Muslimah buat murid-muridnya membuatku ingin berlari ke pelosok dan mengajak anak-anak di tengah kampung bernyanyi.

Terus terang aku merasa aneh. Aku sudah baca bukunya, sudah nonton filmnya, sudah hafal urutan ceritanya, tapi masih saja bisa tersedu-sedu dan terbahak-bahak. Alunan musik om Erwin mengingatkanku akan pekerjaan lamaku di bidang musik yang bertahun-tahun menjadi bagian dari hidupku dan kini nyaris berdebu. Alunan suara orkestra menyentuh kerinduanku yang teramat sangat dengan hari-hariku bersama Nuendo. Huaaaaa… semakin tak bisa berhenti menangis.

Tiket VIP dari @IDcerita & #akuanaksgm

Mungkin ini mengapa Tuhan memberiku tiket VIP, agar aku bisa menikmati drama musikal Laskar Pelangi ini sendiri, tanpa ngobrol kanan kiri, tanpa takut melepaskan gejolak yang keluar dari hati. Karena ajaibnya, di ruang VIP yang penuh, tapi sampai menjelang akhir, kursi di sebelah kiri-kananku tetap kosong, seakan memberiku ruang privasi.

***

Salut kepada tim Drama Musikal Laskar Pelangi. Aku masih tak mampu membayangkan bagaimana anak-anak itu bisa bernyanyi live tanpa fals, bahkan nafasnya pun tak terdengar memburu, padahal mereka melonjak-lonjak, menari dan berputar-putar. Rasanya ingin tahu bagaimana cara mbak Ubiet mampu mendidik mereka sehingga mampu seperti itu.

Bangga kepada para pemain LP yang kompak & menghayati perannya. Tetap bersungguh-sungguh walau harus tampil tiap malam. Kesukaanku tentu saja Mahar, karena dia lucu sekali. Untuk suara, aku suka semuanya. Bu Muslimah, Ikal, Lintang, Kucai yang juga lucu banget, semuanya deh.

Tariannya aku suka juga, walau tak pernah ke Broadway, tapi dari yang aku tonton di film rasanya kemarin seperti mencicipi segigit kue broadway. Membayangkan bagaimana cara mbak Hartati mengajarkan anak-anak itu menari, berapa lama prosesnya sehingga mereka menjadi kompak, pasti seru sekali.

Senang, senang & senaaaang sekali rasanya. Senang karena di antara carut marut berita yang memalukan tentang bangsa ini ada karya yang luar biasa dari anak bangsa. Semoga Tuhan selalu memberikan mbak Mira Lesmana, mas Riri Reza, mas Jay Subyakto & om Toto Arto serta semua tim Laskar Pelangi kesempatan, rezki dan kesehatan untuk berkarya kembali.

***

Mbak Desi & mbak Vina dari Sari Husada

Sekali lagi terima kasih untuk @IDcerita untuk tiket VIPnya. Semoga misi indah menyebarkan bahagia lewat dongeng semakin memasyarakat. Terima kasih untuk Sari Husada, mbak Vina & mbak Desi. Semoga kita bisa bertemu & berkegiatan bersama lagi. Juga buat @fiki0102 sayang kita hanya berjumpa sesaat setelah acara, padahal aku rasa banyak cerita kegiatan Indonesia Bercerita yang ingin aku simak.

***

Satu hal yang mungkin kecil di mata tim Laskar Pelangi tapi besar sekali di mataku (dan mungkin masyarakat pada umumnya) adalah kerendahatian & kesederhanaan yang terpancar. Mereka begitu mudahnya berbaur dengan penonton setelah acara, bersedia berfoto, selalu tersenyum dan mau bercakap-cakap dengan penggemar. Sangat tidak arogan. Padahal hasil karya mereka luar biasa. Terus terang, aku amat-amat terkesan dengan keramahan mbak Mira & mas Andre.

Rasanya bedaaa banget dengan image “bintang” yang kadang jaim padahal baru membintangi satu-dua sinetron dengan kualitas yang biasa-biasa saja.

Semoga, sikap egaliter ini tetap bertahan, hingga kami para fans merasa dekat semakin cinta & akan selalu mendukung setiap karya yang tercurah.. *hugssss* (andai aku bisa memeluk kalian semua to say thank you)

Bersama mas Andrea Hirata & mas Riri Reza

Bersama mbak Mira Lesmana yang ramah sekali

Kompilasi foto-foto lengkap:

About Lala

Lala suka main musik, main game, main sama anak-anak, bikin-bikin, baca buku, nonton film yang seru, jalan-jalan, internetan dan masak-masak. Salah satu mimpi besarnya adalah menjadikan virtual distance learning bisa dinikmati anak-anak Indonesia sampai ke seluruh plosok tanah air. Lebih lengkap tentang Lala bisa dilihat di sini :D

Komentar

  1. aku bacanya sampai menahan napas…
    semoga suatu ketika nanti aku bisa ikutan jejak Mb Lala merasakan keindahan tontonan LP dengan semua indra yg kupunyai
    tfs 😀

  2. Ikut terharu membacanya. Selamat, Mbak Lala … ^_^ … ikutan senang.

  3. gita lovusa says:

    ya ampuuunnn.. makin pengen nonton jadinyaaa..

    • Ini acara wajib ditonton mbak. Bisa menjadi pengalaman luar biasa utk anak-anak. Ditonton berkali-kali pun masih asyik.. 🙂

  4. dari cerita Mba Lala jadi bisa ngerasain indahnya…semoga bisa beneran nonton sendiri ..

    oot : Mba Mella sempet ganti baju gitu ? 🙂

    • Iya mbak, nanti kalau pas balik dari China moga bisa nonton. Acaranya keren abis. Bangga Indonesia bs punya acara seperti ini.
      Btw, mbak Mella kayak artis ya… pakai ganti baju segala (padahal yg ungu itu baju hangat alias “jaket”), hehehehe 🙂

  5. Hehehe, kepikir juga, mbak melaa ganti baju qiqiqi…

    selamat ya mbak, baru sempat baca di sini, ikutan senang 🙂
    beberapa minggu jauh dr jaringan internet nih 🙂

  6. Soundtrack yg diYoutube itu lagunya siapa mbak? Thanks 🙂

Tinggalkan komentar Anda

*

Close