Dona, usia 12 tahun lulus 12 mata kuliah online

Namanya Maria Donna Miranda, biasa dipanggil Dona. Usianya masih 12 tahun. Tapi di usianya yang masih belia, Dona telah menyelesaikan 12 materi kuliah online. 11 diantaranya di Coursera yang diampu oleh para profesor dari berbagai perguruan tinggi ternama.

Pertama mengenal di Coursera usia 9 tahun, Dona mengeksplorasi minat belajarnya yang beragam di dunia musik, biologi, dan sejarah. Selama 3 tahun mengenal Coursera, rata-rata Dona menyelesaikan 4 mata kuliah dalam satu tahun.

maria-dona

Beberapa mata kuliah yang telah diselesaikan Dona antara lain: Dino 101: Dinosaur Paleobiology, Exploring Beethoven’s Piano Sonatas, The Art and Archaeology of Ancient Nubia, Introduction to Philosophy, Paleontology: Early Vertebrate Evolution serta The Holocaust – An Introduction (I): Nazi Germany: Ideology, The Jews and the World.

Menyelesaikan kuliah online di Coursera bukanlah sebuah hal yang mudah. Materi yang ada di Coursera ini serius ala perkuliahan dan diajarkan oleh dosen yang memang benar-benar mengajar mata kuliah tersebut. Dibutuhkan komitmen pribadi yang kuat untuk menyelesaikan proses belajar yang biasanya sekitar 1-2 bulan dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan.

Ambil contoh salah satu mata kuliah Coursera yang telah diselesaikan Dona, yaitu “Introduction to Philosophy”. Mata kuliah dari The University of Edinburgh ini diajarkan oleh beberapa dosen dan profesor, ada quiz serta proyek yang harus diselesaikan. Mata kuliah ini berlangsung selama 7 minggu.

Anak usia 12 tahun kuliah tentang filosofi?

Begitulah dunia anak-anak sekarang. Peluang pembelajaran terbuka sangat lebar dan bisa diakses siapapun tanpa tergantung pada usia dan berbagai kendala administratif yang biasanya terjadi dalam model belajar konvensional.

Blog Donahttp://mariadonnamiranda.blogspot.co.id/

***

Kuliah Online Coursera

Coursera adalah salah satu fenomena dalam model pembelajaran, yang biasa disebut dengan istilah MOOCs (massive open online courses).

Memanfaatkan perkembangan teknologi Internet, aneka mata kuliah dihadirkan secara online oleh berbagai perguruan tinggi ternama seperti Stanford, John Hopkins University, University of Michigan, dan lain-lain.

Ada ratusan mata kuliah yang ada di Coursera dan bisa diikuti siapapun. Ada yang gratis, ada yang berbayar. Rentang materinya sangat luas, mulai Computer Science, Business, Math & Logic, Social Sciences, hingga Arts & Humanities.

coursera-ancient-nubia

Siapapun bisa mendaftar dan mengikuti kuliah Coursera. Ada sertifikat resmi yang bisa diambil dengan biaya yang relatif terjangkau (dibandingkan biaya kuliah sebenarnya).

Selain Coursera, tempat kuliah online yang lain antara lain: EdX, FutureLearn, iVersity, MIT OpenCourseWare, dan lain-lain. Di Indonesia, mulai ada rintisan MOOCs yaitu IndonesiaX. 

***

Peluang Pembelajaran Masa Kini

Bagi anak-anak homeschooling seperti Dona, ruang belajar online seperti Coursera ini adalah surga belajar yang luar biasa. Proses belajar anak tidak dibatasi secara kaku melalui mata pelajaran dan cara belajar sekuensial. Anak-anak bisa mempelajari materi-materi yang diminatinya secara mendalam dari manapun berada.

Peluang pembelajaran secara online ini sangat luas. Selain model perkuliahan seperti Coursera, ada Khan Academy untuk anak usia sekolah (SD-SMP-SMA). Materi belajar yang lebih praktis untuk mengasah keterampilan juga berlimpah, seperti Udemy atau Lynda. Bagi peminat dunia grafis, ada TutsPlus. Bagi yang ingin belajar pemrograman, ada banyak tempat belajar, salah satunya adalah CodeCademy.

Apakah anak-anak kita siap memanfaatkan peluang-peluang semacam ini?

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. Terimakasih banyak Aar atas tulisannya, semoga makin menginspirasi teman-teman lain ^^

  2. ibu rumah tangga,tanpa anak kecil,pokokny rumahan banget deh,hanya ad gadget,possible ga ya ikutan metode ini?salute deh buat Donna😘

    • Metode ini hanya salah satu contoh anak homeschooling. Setiap metode dikembangkan sesuai minat & bakat anak, serta visi pendidikan keluarga.

  3. Devy Dwi Murni says:

    Tulisan2 mas Aar & info2 di rumah inspirasi bener2 menginspirasi saya yg menerapkan HS ke anak saya. Byk ilmu yg bs saya ambil disini. Terima kasih mas Aar.

  4. ressy laila says:

    Terimakasih mas Aar & mba Lala sharingnya, seneeeng bacanya sekalian obat kangeen hehehehe

  5. Super sharing..
    Thanks mas Aar n mb Lala
    Semoga kita2 bisa senantiasa memberi manfaat jg utk sekitar ^_^

  6. Kisah Donna begitu menginspirasi. Menjadi api semangat untuk kami yang sedang membesarkan anak HS. Terima kasih, Mas Aar.

  7. alhamdulillah… model pembelajaran ini cocok untuk selflearning. Namun masih perlu penguatan kaitannya dengan pengembangan sofskills lainnya (terutama komunikais dan social skill lainnya.

    • Ratna kusuma halim says:

      Pak Sujarwo, kekuatiran mengenai social skills adalah hal basi yang diulang-ulang. Donna beserta teman-teman homeschoolernya tidak pernah canggung bergaul. Saya melihat justru anak-anak sekolah yang lebih sering susah bergaul di luar kelompok kelas/sekolahnya. Homeschool bukan berarti dikurung di rumah. Ada banyak kelas dan kegiatan yang diikuti. Termasuk orkestra, di mana donna bergabung, di mana perlu komunikasi yang jauh lebih dari sekedar berbicara.
      Manusia sejatinya adalah makhluk sosial. Jadi social skills adalah hal alamiah aja. Tidak perlu penguatan yang “fake”. Bagi saya, dikurung di satu ruangan kelas, tiap hari dengan orang-orang yang sama, tidak bisa dikategorikan sebagai sosialisasi. Terimakasih.

  8. Rada Farida, S. Pd says:

    keren banget……….. sangat menginspirasi buat Mas Aar terimakasih banyak

  9. Sangat inspiratif… Terima kasih Pak Aar.. Ijin share ya informasinya ..

  10. Keren banget… Dona lancar bahasa Inggris usia berapa pak? Metoda yang dipakai apa?
    Memantapkan bahasa Inggris bagi anak-anak itu yang saya impikan…
    Salut lihat salah satu anak oase yang enjoy banget berbahasa Inggris saat presentase Ofest..

    • Ratna kusuma halim says:

      Bu Zahra,
      perkenankan saya menjawab ^^
      Saya tidak tahu patokan apa yang bisa dikategorikan sebagai lancar. Saya menunggu sampai usia 2 tahun untuk melihat apakah Donna punya kesulitan bahasa atau tidak. Setelah melihat dia baik2 saja, saya mulai berbahasa Inggris dengannya, sedangkan ayahnya tetap berbahasa Indonesia. Kami memandang perlu sekali penguasaan bahasa Inggris yang baik, karena dengan demikian memperkecil barrier untuk belajar dari segala macam sumber (yang kebanyakan disajikan dalam bhs Inggris). Bagi kami, bahasa bisa lancar karena digunakan. Dan masing2 keluarga HSer pasti punya cara sendiri yang customised.

      • Terimakasih penjelasannya mbak…
        Wah berarti benar-benar dari awal ya.
        Saya juga memandang perlu penguasaan bahasa Inggris karena banyak literatur berbahasa Inggris.

Tinggalkan komentar Anda

*

Close