Children See, Children Do. Anak Mencontoh dari Kita

Anak lebih mengikuti contoh perbuatan yang dilakukan orangtua dan lingkungan sekitarnya, bukan mendengarkan nasihat dan kata-kata.

Nasihat dan kata-kata orangtua memang didengarkan oleh anak. Tetapi, yang lebih berpengaruh sebenarnya adalah keteladanan kita sebagai orangtua.

Membuang sampah sembarangan, berkata-kata kasar, bullying, berlaku curang, hidup yang hedonis adalah beberapa contoh masalah yang sering diatributkan pada anak.

Children-see-children-do

Pertanyaannya: darimana anak belajar semua itu? Jangan-jangan kita semua ikut andil dalam kerusakan di dalamnya.

Oleh karena itu, daripada selalu mengomel dan marah-marah kepada anak, lebih baik kita melakukan refleksi diri. Mari memperbaiki akhlak diri kita supaya anak-anak selalu melihat dan merasakan kebaikan di sekelilingnya: wajah yang selalu tulus dan tersenyum, sudut pandang yang selalu positif, memilih kejujuran daripada jalan pintas yang curang, bekerja keras, bersikap dan berkata baik, dan sebagainya.

Sebagai refleksi, video ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita bersama:

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. Hamiju Hamid says:

    Assalamualaikum…semoga kabarnya sehat ya. Saya sangat tertarik dan sedang mencari info gimana cara mendaftarkan anak perempuan saya yg berumur 3,5 tahun utk bergabung di Home Schooling ini. Apa yg saya harus lakukan?
    Terima kasih banyak atas bantuan dan informasinya.

    Wassalam

    Hamiju Hamid

Tinggalkan komentar Anda

*