Belajar selama Perjalanan Lebaran & Mudik

Dalam rangkaian silaturahmi Idul Fitri, setiap keluarga hampir selalu pergi mengunjungi keluarga lain. Mengunjungi keluarga lain berarti kita melakukan perjalanan bersama keluarga. Sepanjang perjalanan yang biasanya cukup lama, banyak hal yang bisa dilakukan bersama anak-anak.

Itulah pembelajaran melalui keseharian. Santai, informal, dengan cara mengobrol mengenai apapun yang berkaitan dengan kehidupan. Ada kebahagiaan yang mengiringi percakapan, ada hubungan dan ikatan hati, ada senyum dan tawa, banyak pelajaran yang bisa diperoleh.

Setiap keluarga bisa melakukannya. Yang dibutuhkan adalah kesadaran terhadap “windows of learning” dan kebiasaan memanfaatkannya. Orangtua tak hanya sibuk dengan dirinya sendiri (main game, facebook-an, whatsapp), tetapi aktif terlibat dalam percakapan dan kegiatan bermakna bersama anak-anak.

Kegiatan melalui keseharian adalah salah satu sentral dalam proses homeschooling. Keterampilan memanfaatkan keseharian sangat berpengaruh dalam kualitas homeschooing di sebuah keluarga.

jalan-jalan1

***

Apa Yang Bisa Dipelajari Selama Perjalanan?

Pada dasarnya, apapun bisa diobrolkan sepanjang perjalanan dan semuanya bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak. Tebak-tebakan tentang berbagai hal yang lucu adalah kegiatan menyenangkan yang bisa diikuti seisi mobil di perjalanan. Kalau Anda merasa tidak punya ide tebak-tebakan lucu, Anda bisa Googling menggunakan gadget Anda.

Lalu apa manfaat melakukan tebak-tebakan lucu?

Yang pasti, suasana di dalam perjalanan menjadi menyenangkan. Tak ada yang merasa bete atau bosan walaupun di luar macet. Saat semua bahagia, beban perjalanan menjadi hilang dan waktu terasa berjalan lebih cepat.

Tentu saja, ada manfaat bagi anak-anak. Bermain tebak-tebakan lucu adalah kegiatan yang mengasah logika, stimulasi berfikir lateral, serta membangun sense of humor.

 

Ide Belajar di Perjalanan

a. Belajar tentang lokasi & peta

Anda bisa menanyakan, menceritakan, atau bertanya-jawab tentang posisi kendaraan Anda dan lokasi yang hendak dituju. Anda bisa membahaskan tentang rute perjalanan untuk menambah pengetahuan anak tentang lokasi dan geografi. Anda bisa bertanya tentang arah mata angin (Utara, Barat, Timur, Selatan) untuk menambah “sense of direction” anak.

Jika Anda menggunakan gadget yang terhubung dengan Internet, anak-anak bisa belajar menggunakan aplikasi Google Maps dan Waze. Aneka diskusi dan obrolan bisa terpicu dari aplikasi perjalanan yang digunakan anak tersebut.

b. Belajar tentang lalu lintas

Banyak rambu-rambu lalu lintas yang pasti terlihat sepanjang perjalanan. Bermain tebak-tebakan mengenai rambu lalu lintas dengan cara melakukan perjalanan adalah cara belajar yang sangat efektif.

Termasuk di dalam proses belajar lalu lintas adalah mengenai safe driving. Orangtua bisa mengenalkan marka jalan, cara menyalip, serta berbagai hal yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan berkendara di jalan.

c. Belajar yang terlihat di luar

Di sepanjang perjalanan, biasanya ada polisi lalu lintas yang mengatur lalu lintas dan tidak libur pada saat lebaran. Hal yang terlihat di jalan tersebut dapat menjadi pembelajaran tentang dunia profesi, pelayanan, dan aneka sudut pandang lainnya.

Anda juga bisa membahaskan apapun yang terlihat di luar: bangunan tua, pembangunan jalan baru, kompleks perumahan, pasar tradisional, taman bunga, universitas, aneka jenis mobil, dan sebagainya.

Untuk anak-anak kecil yang baru belajar membaca, tebak-tebakan mencari sebuah kata yang ada di luar (di mobil, di bangunan, di papan) biasanya cukup menyenangkan mereka. Juga, tebak-tebakan mencari dan membaca nomor plat mobil.

d. Obrolan terbuka

Tentu saja, dalam obrolan santai di dalam kendaraan, apapun bisa dijadikan bahasan. Film yang baru ditonton, buku yang baru dibaca, kegiatan yang baru diikuti, keluarga yang akan dikunjungi, rencana ke depan. Apapun bisa dibicarakan: ide, kegiatan, orang, dan lain-lain.

Kunci dari melakukan obrolan yang produktif adalah mencari sudut pandang menarik. Ada obrolan yang digunakan untuk membangun empati, menggali sudut pandang, menambah wawasan, dan lain-lain.

Jangan lupa, bangun suasana positif dan menyenangkan selama obrolan terjalin. Jangan sampai isinya hanya keluhan, omelan, kritik, sumpah serapah, dan pikiran-pikiran negatif yang merusak suasana.

***

Kalau Anda, apa yang biasa Anda lakukan sepanjang perjalanan? Silakan berbagi di kolom komentar di bawah ini.

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Tinggalkan komentar Anda

*

Close