Belajar melalui Tycoons (2): kurs

KursMasih berlanjut dari permainan Tycoons di Facebook yang kami mainkan tadi malam. Banyak percakapan menarik yang ingin kami bagi untuk memberikan gambaran bagaimana sebuah proses belajar dalam homeschooling yang kami jalani.

“Bu, banyak kiriman uang nih Bu,” kata Yudhis sambil menerima kiriman cek dari partner bisnis di Tycoons. “tapi cuman $1000 bu, hehe…”

“$1000 itu banyak lho, Dhis,” sahut mas Aar dari tempat tidur. Mas Aar tidak ikut main game Tycoons, tapi cuma mengamati dan sesekali ikut menemani saat aku dan Yudhis main game Tycoons ini.

“Kalau $1 sama dengan Rp 10 ribu, kita dapatnya berapa, Dhis?” tanya mas Aar.
“Sepuluh juta,” jawab Yudhis setelah berfikir sejenak. “Wah.. banyak juga ya…?”

“Wow… berarti kita kaya banget donk. Soalnya net worth-nya sudah lebih dari $20 juta,” kata Yudhis dengan berbinar dan terkejut mendapati realitas bisnis Tycoons yang dimainkannya kalau dihubungkan dengan dunia nyata.

“Berapa nilai bisnis kita kalau dijadikan rupiah?”
“Hmm… ,” Yudhis berpikir keras. “Nolnya ditambah empat…”
Kelihatannya dia bisa mengerti, tapi sulit menyebutkan angkanya.

“Berapa Dhis?” mas Aar bertanya.
Tapi Yudhis kelihatan susah menyebutkannya.

“Dua ratus … milyar,” kata mas Aar.
“Wah… banyak ya…”

He..he.. begitulah salah proses belajar yang kami jalankan dalam homeschooling kami di rumah. Apapun bisa menjadi proses belajar dan waktunya seringkali tidak terjadwal dengan ketat. Kuncinya justru memanfaatkan hal-hal yang diminati anak, menggunakan dunia nyata dan memanfaatkan  “momen terbuka” untuk sebuah proses belajar.

Untuk menjadi partner bisnis Yudhis di Tycoons klik di sini

Tulisan menarik lainnya

About Lala

Lala suka main musik, main game, main sama anak-anak, bikin-bikin, baca buku, nonton film yang seru, jalan-jalan, internetan dan masak-masak. Salah satu mimpi besarnya adalah menjadikan virtual distance learning bisa dinikmati anak-anak Indonesia sampai ke seluruh plosok tanah air. Lebih lengkap tentang Lala bisa dilihat di sini :D

Komentar

  1. Koq setiap link-nya dipencet bilangnya broken link? Bagaimana nie sy bisa jadi partnernya Yudhis? 😉

Trackbacks

  1. […] Belajar Melalui Tycoons (2): Kurs […]

Tinggalkan komentar Anda

*

Close