Belajar melalui Magang dari Mentor

Salah satu aspek penting dalam proses homeschooling yang perlu dijajagi orangtua adalah mendidik anak melalui magang (internship) dari seorang mentor. Ini adalah proses untuk mengembangkan kemampuan anak agar lebih luas dari kapasitas yang dimiliki oleh keluarga.

Magang adalah proses belajar melalui dunia nyata, memperkenalkan anak dengan problem-solusi di lapangan. Jadi, anak tak belajar tentang teori, menggunakan buku, tetapi meresapi implementasinya di lapangan.

***

Proses magang bukanlah proses yang rumit. Proses ini bisa dilakukan sejak anak-anak kecil, tak harus menunggu saat anak lulus SMA atau kuliah.

Beberapa hal yang perlu dilakukan saat mempersiapkan proses magang anak antara lain:

a. Magang pertama adalah pada orangtua
Proses latihan magang pertama yang dilakukan anak adalah bersama orangtuanya. Inilah pendidikan paling dasar untuk memahami etos dan etika kerja. Bagaimana sikap kerja yang benar, orientasi pada kualitas pekerjaan, kegigihan bekerja, cara berhubungan dengan orang lain; semuanya diawali dari rumah. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk menjadikan dirinya “profesional” dalam melakukan pekerjaan apapun di rumah, agar anak dapat bercermin.

b. Belajar ketrampilan yang diperlukan di dunia nyata
Ketika anak belajar dari kita sebagai orangtuanya, prosesnya biasanya bersifat informal, melalui pengamatan. Agar sikap yang menyatu dalam diri anak, diperlukan proses sadar untuk mendidiknya. Misalnya: mendidik anak bersikap baik kepada orang lain, berkomunikasi dan bekerja sama, terampil bertanya, bersikap rendah hati dan tentu saja terampil bekerja. Selain itu, siapkan keterampilan praktis dan ingin dikembangkan pada anak. Intinya adalah menyiapkan anak-anak untuk terampil terjun di dunia nyata.

c. Buat tujuan & ekspektasi yang wajar
Saat kita akan membawa anak untuk proses magang, bangun ekspektasi yang wajar. Tentukan tujuan yang masuk akal. Misalnya, untuk magang pertama, tujuan terpenting adalah belajar berinteraksi kerja dengan orang lain dan hal-hal yang bersifat umum, misalnya anak belajar menerima perintah dan menyelesaikan tugas yang diberikan. Magang kedua, tujuan magang mulai mengarah pada ketrampilan khusus yang ingin dikembangkan.

d. Bangun jejaring/akses yang saling menguntungkan
Tugas orangtua dalam proses magang adalah membangun jejaring dan membukakan akses bagi anak. Untuk mendapatkan akses magang, orangtua perlu selalu membangun hubungan sosial yang diawali dengan proses memberi, bukan meminta. Pastikan anak yang akan magang tak boleh menjadi beban bagi orang lain, tetapi memang bisa berkontribusi dan membantu. Demikian pula, orangtua harus memiliki hubungan baik dengan mentor sehingga tercipta hubungan timbal-balik yang saling menguntungkan.

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Tinggalkan komentar Anda

*