Belajar dengan media lapbook

Banyak cara untuk belajar dalam homeschooling. Salah satu yang juga kami gunakan adalah menggunakan media lapbook.

Apa itu lapbook?

Lapbook adalah sebuah paket kegiatan belajar yang menyatukan beberapa kegiatan kecil menjadi sebuah pembelajaran terintegrasi, yang hasilnya disajikan dalam bentuk dokumentasi yang disimpan di dalam map.  (Anda dapat melakukan pencarian dengan kata kunci “lapbook” untuk mendapat gambaran yang lebih jelas tentang lapbook)


Jadi, kegiatan belajar menggunakan lapbook adalah semacam proyek kecil yang mengintegrasikan sebuah tema tertentu yang dipilih. Lapbook adalah salah satu cara mendokumentasi kegiatan tematik.

Kegiatan ini sangat menyenangkan, terutama untuk anak-anak yang lebih cenderung visual dan spasial karena belajar dengan media gambar, ketrampilan, dan terlibat langsung dengan sebuah proyek yang dipelajarinya.

**

Minggu lalu, Yudhis belajar dengan tema bone (tulang). Proyek belajar itu meliputi beberapa kegiatan kecil, antara lain: belajar fungsi tulang, nama-nama tulang, pengelompokan tulang pada manusia. Kegiatan yang dilakukannya mulai membuat map (craft), belajar membuat judul yang menarik (komputer), membuat kerangka manusia (craft), wordsearch (logika), materi tentang kerangka itu sendiri (biologi), dan bahasa Inggris (karena materinya bahasa Inggris).

Bagian terakhir dari proses belajar dengan lapbook adalah melakukan presentasi tentang proyek dan materi yang baru saja dipelajarinya. Jadi, di akhir proyek Yudhis melakukan presentasi tentang bone kepada kami.

Untuk kegiatan Yudhis kali ini, kami menambahkan satu proses yaitu merekam tentang proses presentasi Yudhis. Kemudian, Yudhis belajar mengolah videonya dengan software Movie Maker.

**

Di rumah, Lala sangat suka dengan kegiatan lapbooking. Dia merasa sangat cocok dengan media ini. Mungkin karena dia memang tipenya orang visual.  Yudhis pun suka dengan lapbooking. Sementara, aku masih belajar membiasakan diri dengan cara belajar yang baru yang tak pernah aku pelajari di sekolah dulu.

Tapi buatku, kalau anaknya suka dan ibunya suka, terus proses belajarnya efektif dan menyenangkan, mengapa tidak?

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Komentar

  1. Very inspiring 🙂

  2. Pak De Blassi says:

    It’s worth to try. Thanks for the info.

  3. Dapat gambar tulangnya yang bisa ditumpuk begitu dari mana ya pak?
    Thanks

  4. Mbak Felicia,
    Materi ini kami dapatkan dari http://www.teacherfilebox.com/
    🙂

  5. maturnuwuun mba mas ide hebatnya!saya nambah ilmu lagi nih..punya mainan baru untuk anak2,mereka pasti senang 🙂 saya baru pakai media mapping alhamdulilah cukup efektif.terimakasih ya

  6. Wah, lapbook menarik buat dicoba..:)

Trackbacks

  1. […] proses belajar tentang tulang (bone) melalui media lapbook, Yudhis menutupnya dengan presentasi. Presentasi ini adalah rangkuman dari proses belajar yang […]

Tinggalkan komentar Anda

*