25 Menyiapkan anak menjadi pembelajar mandiri

Alfin Toffler, seorang penulis & futurolog, mengatakan bahwa:

The illiterate of the 21st century will not be those who cannot read and write, but those who cannot learn, unlearn, and relearn. ”

Yang disebut buta huruf di abad ke-21 bukanlah orang-orang yang tidak bisa membaca dan menulis, tetapi orang yang tidak bisa belajar (learn), melepaskan yang telah dipelajari (unlearn), dan belajar ulang (relearn).

Melalui pesan itu, Alfin Toffler menekankan penguasaan keterampilan baru yang menjadi sarana survival di era ini, yaitu keterampilan belajar (learning skills). Ilmu pengetahuan dan informasi berkembang sangat cepat, oleh karena itu siapapun harus siap beradaptasi dan belajar terus.

***

Memberi kail, bukan ikan

Keterampilan belajar (learning skills) adalah keterampilan penting yang perlu dipelajari anak-anak homeschooling. Anak-anak jangan hanya ditekankan menguasai materi pelajaran, tetapi yang lebih penting adalah anak-anak memiliki keterampilan belajar sehingga mereka bisa belajar apapun yang mereka butuhkan.

Anak-anak yang memiliki keterampilan belajar biasa disebut pembelajar mandiri atau self-directed learner. Inilah salah satu tujuan besar dalam proses homeschooling.

Ibaratnya, anak-anak tidak hanya diberi ikan, tetapi mereka diberi kail dan cara menggunakan kail sehingga mereka bisa mandiri mencari ikan di manapun.

***

Saya sudah menulis ebook tentang Menyiapkan Anak menjadi Pembelajar Mandiri”. Silakan diunduh di link berikut ini:

DOWNLOAD

Semoga bermanfaat.

Salam,
Aar+Lala

Tulisan menarik lainnya

About Aar

Aar senang membaca, suka menulis, berbahagia saat berbagi dan bermain bersama anak-anak. Minat utama tentang pendidikan, anak, teknologi, spiritualitas, bisnis, dan apa saja yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Buku yang telah diterbitkan "Homeschooling Lompatan Cara Belajar" (Elex Media, 2007), "Warna-warni Homeschooling" (Elex Media, 2008).

Tinggalkan komentar Anda

*

Close